Peningkatan Penerapan Kode Etik Melalui Sosialisasi SPIP

  • 24 Februari 2020
  • 11:30 WITA
berita_202602100240_PeningkatanPenerapanKodeEtikMelaluiSosialisasiSPIP.jpg

Dalam rangka peningkatan penerapan kode etik di lingkungan Komisi Pemilihan Umum Kabupaten Gianyar dilaksanakan Sosialsiasi SPIP kepada seluruh pegawai yang dilaksanakan usai Rapat Pleno Rutin, Senin, 24/2/2020. Selaku narasumber yaitu Anggota KPU Gianyar Divisi Hukum dan Pengawasan, I Wayan Mura yang memberikan materi mengenai penegakan Integritas dan kode etik pegawai.

Disampaikan dalam sosialisasi tersebut bahwa sesuai UU PP 60 Tahun 2008 tentang SISTEM PENGENDALIAN INTERN PEMERINTAH, Pimpinan Instansi Pemerintah wajib menciptakan dan memelihara lingkungan pengendalian yang menimbulkan perilaku positif dan kondusif untuk penerapan Sistem Pengendalian Intern dalam lingkungan kerjanya, melalui Penegakan integritas dan nilai etika. Wujud dari komitmen ini antara lain melalui menyusun dan menerapkan aturan perilaku, memberikan keteladanan pelaksanaan aturan perilaku, menegakkan tindakan disiplin yang tepat atas penyimpangan terhadap kebijakan dan prosedur, menjelaskan dan mempertanggungjawabkan adanya intervensi atau pengabaian pengendalian intern. Lebih lanjut I Wayan Mura mengatakan bahwa penegakan unsur SPIP  telah dilaksanakan sesuai ketentuan mulai dari tahapan persiapan melalui pembentukan satgas SPIP yang rutin dievaluasi dan dimutakhirkan setiap tahun, kegiatan sosialisasi, diskusi, serta pelaksanaan melalui pemetaan resiko di tingkat entitas dan kebijakan. 

Senada dengan Wayan Mura, Ketua KPU Gianyar I Putu Agus Tirta Suguna menyampaikan kepada peserta bahwa di KPU Gianyar penerapan integritas dan kode etik telah dilaksanakan baik disadari maupun tidak, karena telah ditanamakan dan dijadikan suatu kebiasaan sehari-hari. Dia mencontohkan kegiatan apel bendera  tiap hari Senin, seluruh peserta membacakan pancasila dan  Panca Prasetya KORPRI bagi para pegawai, demikian juga saat  apel pagi setiap hari, pimpinan telah mengkomunikasikan kepada setiap pegawai mengenai penegakan moral dan disiplin serta mencontohkan perilaku yang sesuai kode etik khususnya sebagai penyelenggara pemilu. Dalam pleno rutin maupun rapat koordinasi senantiasa dievaluasi setiap pelaksanaan kegiatan untuk melihat efektifitas pengendalian intern serta mengukur kompetensi pegawai.

Dalam hal pelaporan, setiap pelaksanaan pengendalian intern juga dilaporkan setiap bulannya melalui kartu kendali setiap bulannya ke Inspektorat KPU RI melalui KPU Provinsi Bali. Kartu kendali tersebut memuat laporan penggunaan anggaran, pengadaan, rekap absensi pegawai,pengelolaan aset negara, Laporan Kinerja, serta pengawasan melalui pemeriksaan Kas secara rutin. Hal tersebut disampaikan oleh Sekretaris KPU Gianyar, I Nyoman Antara dalam materi penyusunan laporan SPIP selaku narasumber kedua. Selain kartu kendali, setiap satker wajib menyampaikan laporan Triwulan dan Tahunan secara tepat waktu. (kr)

 

 

Komentar