KPU GIANYAR EVALUASI PROGRAM KEGIATAN DP3 TAHUN 2021.

  • 26 Oktober 2021
  • 14:20 WITA
berita_212710081001_KPUGIANYAREVALUASIPROGRAMKEGIATANDP3TAHUN2021.jpeg

Menurut anggota KPU Provinsi Bali, Divisi Sosdiklih, Parmas dan SDM Gede John Darmawan bahwa demokrasi dibangun dari tataran paling rendah yaitu tingkat Dusun maupun Desa/Kelurahan, dalam  Implementasi pembangunan Demokrasi akan menjadi lebih baik dan efektif jika melibatkan unsur lapisan masyarakat dari yang terbawah dan secara regulasi menjadi kewenangan pemerintah daerah maupun Pemerintah Pusat. Kader DP3 juga harus melek terhadap teknologi informasi sehingga tidak terjebak dan terlibat dalam penyebaran berita bohong atau Hoaxs. Demikian disampaikan pada kesempatan kegiatan Bimbingan teknis dan evaluasi program kegiatan Desa Peduli Pemilu dan Pemilihan (DP3) KPU Kabupaten Gianyar bertempat di Kantor Desa Melinggih, Selasa (26/10) yang dihadiri oleh para kader DP3.


Dipandu oleh anggota KPU Kabupaten Gianyar Komang Endra Gunawan, Kegiatan bimtek dan evaluasi yang merupakan  sesi penutup rangkaian  kegiatan DP3 di Tahun 2021. Dalam acara tersebut  juga menghadirkan pembicara dari anggota Bawaslu Kabupaten Gianyar, Koodinator Divisi Hukum dan Penanganan Pelanggaran I Wayan Gede Sutirta yang memaparkan terkait tugas dan fungsi dari Bawaslu dalam melakukan pengawasan penyelenggaraan tahapan Pemilu dan Pemilihan sehingga pelaksanaan pemilu dan pemilihan menjadi lebih baik dan terselenggarakan sesuai dengan regulasi. Sutirta menegaskan bahwa sebagai generasi muda jangan sampai terpengaruh dan  mengikuti tekanan penguasa tetapi harus berani menyuarakan kebenaran sesuai hati nurani. 


Pada akhir acara diserahkan sertifikat sebagai anggota kepada kader DP3, yang diserahkan oleh anggota KPU Gianyar Komang Endra Gunawan dan anggota Bawaslu Wayan Gede Sutirta kepada para kader Desa Peduli dan Pemilihan (DP3) KPU Kabupaten Gianyar. (Pik)

Komentar