KPU Gianyar Gandeng Kesbangpol Studi Banding Pilkada ke Kota Denpasar

  • 16 Januari 2020
  • 10:25 WITA
berita_202001030138_KPUGianyarGandengKesbangpolStudiBandingPilkadakeKotaDenpasar.jpg

KPU Kabupaten Gianyar bersama Kesbangpol Kabupaten Gianyar melaksanakan Studi Komparasi dalam Rangka Pembentukan Anggota Badan Adhock pada Pilkada Serentak Tahun 2020 di KPU Kota Denpasar, hari Kamis (16/1/2020). Rombongan Studi komparasi dari KPU Kabupaten Gianyar terdiri dari  Anggota KPU Divisi Hukum I Wayan Mura, Divisi Program dan Data  AA Eka Putra, Kasubag Program dan Data beserta Staf bersama Kasubid/IV Kesbangpol Kabupaten Gianyar I Gusti Ngurah Suardika,S.Sn.

Kedatangan KPU Gianyar bersama Kesbangpol disambut Ketua KPU Kota Denpasar I Wayan Arsa Jaya bersama Anggota Komisioner KPU Kota Denpasar, Kasubag Keuangan, Umum dan Logistik I Made Wirawan mewakili Sekretaris KPU Kota Denpasar. Bebrapa hal yang menjadi bahan pembelajaran yaitu mengenai kiat-kiat yang diambil oleh KPU Denpasar dalam perekrutan Badan AD hoc, yang saat ini sedang berlangsung adalah perekrutan anggota PPK.

Bercermin pada pengalaman pemilu sebelumnya, dimana peminat untuk mendaftar sebagai Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) dirasakan minim hampir dialami oleh semua Kabupaten di Bali. Menurut Ketua KPU Denpasar, Wayan Arsa Jaya, kendala itu juga menjadi perhatian khsuus di wilayahnya. Untuk itu KPU Kota Denpasar mendorong kaum milenial dengan minimal persyaratan telah berusia 17 tahun ikut andil berpartisipasi mensukseskan pilkada serentak tahun 2020. Ketentuan ini akan disosialisasikan dengan melibatkan Camat, Perbekel dan Lurah se-Kota Denpasar yang diharapkan bisa memberikan informasi dan motivasi kepada masyarakat agar berminat menjadi anggota PPK dan mengikuti tahapan seleksi untuk Pilkada 2020 ini.

Arsa Jaya berharap agar camat, perbekel maupun lurah bisa mendorong warga dan tokoh terbaik mereka untuk ikut mendaftarkan diri menjadi anggota PPK.  Terkait anggaran, saat ini anggaran untuk PPK, PPS dan KPPK tahun 2020 sudah meningkat menjadi Rp 2,2 milyar dari pemilu 2019 lalu yang hanya Rp 1,8 milyar. Untuk Ketua PPK sebelumnya hanya mendapat honor Rp 1,8 juta perbulan saat ini naik menjadi Rp 2,2 juta. Sedangkan anggota PPK dari Rp 1,6 juta menjadi Rp 1,9 juta.

Dalam Pemilihan Walikota 2020 saat ini jumlah PPK yang akan direkrut di Kota Denpasar sebanyak 20 orang di 4 kecamatan masing-masing kecamatan memiliki 5 PPK, sedangkan jumlah PPS sebanyak 129 PPS dan 900 TPS di seluruh Kota Denpasar. (kr)

Komentar