Rakor dan penyuluhan Kode Etik serta Netralitas ASN dalam Pemilu

  • 20 November 2020
  • 11:55 WITA
berita_202511091109_RakordanpenyuluhanKodeEtiksertaNetralitasASNdalamPemilu.jpeg

Dalam rangka mewujudkan pelaksanaan tugas dan fungsi KPU sebagai penyelenggara Pemilu yang berintegritas, mandiri, jujur dan adil maka harus selalu berpedoman pada kode etik penyelenggara pemilu. Untuk itu pada hari ini, Jumat (20/11) bertempat di Warung Janggar Ulam, Peliatan, Ubud, KPU Kabupaten Gianyar menggelar Rapat Koordinasi sekaligus Sosialisasi Kode etik dan Netralitas ASN dalam Penyelenggaraan Pemilu dan Pemilihan

Selaku narasumber yaitu Divisi Hukum dan pengawasan KPU Gianyar, I Wayan Mura, dan Sekretaris KPU Gianyar I Nyoman Antara. Acara yang dibuka oleh Ketua KPU kabupaten Gianyar mengundang sejumlah stakeholder antara lain Polres Gianyar, Kodim 1616, Bawaslu, Kesbangpol serta BKD Kabupaten Gianyar serta diikuti oleh segenap jajaran komisioner dan sekretariat.

Dalam pemaparan materi kode etik, I Wayan Mura menyampaikan sosialisasi tentang kode etik, yang tertuang dalam Peraturan DKPP no.2 tahun 2017 tentang Kode Etik dan Pedoman Perilaku Penyelenggara Pemilu. Sementara itu I Nyoman Antara memaparkan terkait netralitas ASN dalam pemyelenggaraan pemilu dan Pemilihan. Dasar hukum yang mengatur netralitas ASN antara lain tertuang dalam Undang-Undang Nomor 5 tahun 2014 tentang Aparatur Sipil Negara, Peraturan Pemerintah Nomor 42 tahun 2004 tentang Pembinaan Jiwa Korps dan Kode Etik Pegawai Negeri Sipil.

Pada kesempatan kali ini, Divisi Hukum dan pengawasan KPU Provinsi Bali, AA Gde Raka Nakula juga hadir memberikan arahan serta melakukan diskusi dengan peserta, terutama stakholder yang berkesempatan hadir. Menurut Agung Nakula, masalah kode etik patut dicermati dengan seksama, begitu juga pentingnya membangun komunikasi secara eksternal dengan stakeholder demi kesamaan persepsi dan juga komunikasi secara internal untuk menguatkan komitmen sesuai dengan sumpah dan janji sebagai penyelenggara pemilu yang berintegritas.

Kegiatan Sosialsiasi dilaksanakan dengan tetap memperhatikan protokol kesehatan pencegahan penularan Covid-19 dengan penyediaan sarana kebersihan, pembagian masker kepada peserta, serta membagi peserta ke dalam kelompok kecil. (kr)

 

Komentar